Minggu, 08 Februari 2015


Udah ku bilang kan,, emang mesin pembibit manusia cerdas kita itu tidak bagus, mereka hanya mau hasil saja tampa mau berlelah-lelah sedikit saja, padahal kalau mau berlelah-lelah sedikit, akan mendapatkan  hasil yang luar biasa dan berkualitas,, tapi pada kenyataannya itu sebaliknya, bahkan ibarat pupuk bantuan yang harus membusuk dan di kembalikan,, fakk lah..!!


Namun biarkan saja mesin itu memutar di saat kepanasan seperti ini, dan kita santai saja teman, tampa harus bersusah ria untuk menyiramnya supaya dingin,, biarkan saja mereka menyebar virus2 kepanikan tampa kejelasan siapa yang terjangkit siapa yang tidak, kalau kalian ikut2an panik, berarti kalian sama dengan mereka.. santai saja,, luangkan waktu untuk nikmati sore bersama,, nikmati kopi kalian,, terus bersosmed ria,, bertamasya ke selurut jagat luar via dunia maya itu asyik sekali, sambil berwawasan, dan mencari jaringan, kerja,, kerja,, dan kerja.. fukoslah ke luar sana,, beasiswa dan sejenisnya menanti untuk menunjang kualitas kalian,, jangan lagi di negeri bobrok ini kawan, aku sudah benci dan muak dengan disini, di tempat pembibit manusia cerdas sebenarnya.
Kamu tau, mereka itu sok (terlalu) dengan gemerlap kepanikan yang jorok hingga tidak sempat update perkembangan dunia, bahkan lupa jalan pulang ke rumah sendiri,, padahal komunikasi dan administrasi lengkap, akurat dan rahasia harus melalui jalan itu, jalur komunikasi dengan semua pihak yang terlibat untuk sekedar bertanya dan sebagainya.. tapi kadang terbangun saja mereka itu seperti tidur, apalagi tertidur,, ahhh rasanya seperti di phuket-may.. bigitulah kira-kira nasib mesin pembibit manusia cerdas kita itu..
Intinya jangan panik, biarkan mereka saja yang panik di saat seperti ini,, kesempatan masih ada, beberapa kali lagi, jika memang ti-dak jebol juga, berarti nasib dan keberuntungan kita ada di tempat lain yang lebih baik,, biar dan ikhlaskan 2,5 tahun yang lalu itu menjadi penyubur bagi perjalanan karier kita, nikmati dan lalui hari ini dan esok seperti biasa,, atur skenario, bernafas dengan baik, tanpa harus meraka tahu, bahwa kita ini ingin bisa, dan ingin berkualitas..

Begitulah kira-kira..........

2 komentar: